Kata “remedial” berasal dari bahasa Inggris, yaitu “remedial”, yang secara umum berarti perbaikan atau pemulihan. Dalam konteks pendidikan, “remedial” merujuk pada proses pembelajaran tambahan yang diberikan kepada siswa yang belum mencapai standar ketuntasan belajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami kembali materi yang belum dikuasai dan memperbaiki nilai mereka.
Dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan sekolah, kata “remedial” sering terdengar. Misalnya, ketika seorang siswa mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk suatu mata pelajaran, guru akan memberikan kesempatan untuk mengikuti pelajaran remedial. Pelajaran remedial ini biasanya fokus pada materi yang dianggap sulit oleh siswa tersebut, dan seringkali metode pengajarannya sedikit berbeda agar lebih mudah dipahami. Setelah mengikuti remedial, siswa biasanya akan diberikan tes atau tugas kembali untuk mengukur pemahaman mereka yang baru.
Makna dan Penggunaan
Secara harfiah, “remedial” berarti sesuatu yang bersifat memperbaiki atau memulihkan. Dalam dunia pendidikan Indonesia, ini secara spesifik merujuk pada program pembelajaran tambahan yang dirancang untuk siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar. Ini bukan hukuman, melainkan kesempatan kedua bagi siswa untuk menguasai materi yang dianggap sulit. Penggunaan kata ini sangat umum di kalangan guru, siswa, dan orang tua ketika membahas hasil belajar yang belum memuaskan.
Contoh Penggunaan
Seorang siswa yang mendapatkan nilai 50 pada ulangan Matematika, sementara KKM-nya adalah 75, kemungkinan besar akan mendapatkan tugas remedial. Guru mungkin akan memberikan materi tambahan atau latihan soal khusus untuknya. Jika siswa tersebut berhasil memperbaiki nilainya setelah remedial, misalnya menjadi 80, maka ia dianggap telah tuntas dan nilainya akan diperbaiki. Frasa yang sering digunakan adalah “jadwal remedial ulangan Bahasa Indonesia” atau “siswa yang ikut remedial fisika”.
Konteks Umum
Konteks paling umum dari kata “remedial” adalah dalam dunia pendidikan formal, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ini adalah bagian dari sistem evaluasi untuk memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil. Di luar sekolah, meskipun jarang, konsep “remedial” bisa dianalogikan dengan perbaikan atau pemulihan dalam bidang lain, misalnya perbaikan program komputer yang error, atau terapi pemulihan fisik setelah cedera.
Apa itu pelajaran remedial?
Pelajaran remedial adalah sesi pembelajaran tambahan yang diberikan kepada siswa yang belum mencapai standar ketuntasan belajar pada materi tertentu. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik dan kesempatan untuk memperbaiki nilai.
Siapa yang perlu mengikuti remedial?
Siswa yang mendapatkan nilai di bawah kriteria ketuntasan belajar (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah atau guru untuk mata pelajaran atau ulangan tertentu perlu mengikuti remedial.
Apakah remedial itu wajib?
Biasanya, mengikuti program remedial bersifat wajib bagi siswa yang nilainya belum tuntas, karena ini adalah kesempatan yang diberikan untuk memperbaiki pemahaman dan nilai mereka agar mencapai standar kelulusan.
Leave a Reply