Kata “discontinued” berasal dari bahasa Inggris dan memiliki arti dasar yaitu “dihentikan” atau “tidak lagi diproduksi/dipasarkan”. Secara lebih spesifik, ketika suatu produk, layanan, atau bahkan sebuah program dinyatakan “discontinued”, itu berarti produk atau layanan tersebut tidak akan lagi tersedia untuk dibeli, digunakan, atau diperbarui di masa mendatang.
Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar atau membaca kata “discontinued” ketika membicarakan produk yang sudah tidak dijual lagi di toko, atau ketika suatu fitur aplikasi yang dulu ada tiba-tiba hilang. Misalnya, ketika Anda mencari ponsel model lama di toko elektronik dan tidak menemukannya, penjual mungkin akan mengatakan bahwa model tersebut sudah “discontinued”. Atau ketika sebuah merek pakaian mengeluarkan koleksi baru dan menghentikan penjualan koleksi lama, koleksi lama tersebut bisa dikatakan sudah “discontinued”. Intinya, ini adalah pemberitahuan bahwa sesuatu yang dulu ada dan mungkin kita sukai, kini sudah tidak lagi menjadi bagian dari penawaran.
Arti dan Penggunaan
“Discontinued” secara harfiah berarti “telah dihentikan”. Penggunaannya mencakup berbagai hal, mulai dari produk fisik seperti barang elektronik, pakaian, makanan, hingga layanan digital seperti aplikasi, fitur perangkat lunak, atau bahkan langganan.
Contoh Penggunaan
- “Ponsel model lama itu sudah discontinued oleh pabriknya.” (Artinya: Ponsel model lama itu sudah tidak lagi diproduksi atau dijual oleh pabrik.)
- “Sayangnya, rasa keripik kentang favorit saya sekarang sudah discontinued.” (Artinya: Rasa keripik kentang itu sudah tidak lagi diproduksi atau dijual.)
- “Aplikasi ini akan segera discontinued, jadi segera pindah ke versi terbarunya.” (Artinya: Aplikasi ini akan segera dihentikan dukungannya atau tidak akan diperbarui lagi.)
Konteks Umum
Istilah “discontinued” sering muncul dalam konteks bisnis dan konsumen. Perusahaan menggunakan istilah ini untuk menginformasikan pelanggan bahwa suatu produk tidak lagi tersedia. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti produk sudah ketinggalan zaman, ada versi yang lebih baru, atau mungkin karena alasan produksi yang tidak lagi menguntungkan. Bagi konsumen, mengetahui bahwa suatu produk “discontinued” penting agar tidak membuang waktu mencari barang yang sudah tidak ada.
FAQ
Apa bedanya “discontinued” dengan “out of stock”?
“Out of stock” berarti barang tersebut sedang habis stoknya tetapi kemungkinan akan ada lagi atau bisa dipesan kembali. Sementara “discontinued” berarti barang tersebut sudah dihentikan produksinya dan tidak akan ada lagi.
Mengapa produk bisa menjadi “discontinued”?
Produk bisa menjadi “discontinued” karena berbagai alasan, seperti permintaan pasar yang menurun, munculnya teknologi atau model baru yang lebih baik, biaya produksi yang terlalu tinggi, atau keputusan strategis perusahaan untuk fokus pada produk lain.
Leave a Reply