High Maintenance” Artinya

Istilah “High Maintenance” sering kali digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang membutuhkan banyak perhatian, usaha, atau biaya untuk dijaga atau dipelihara. Dalam bahasa Indonesia, secara sederhana, “High Maintenance” bisa diartikan sebagai “butuh perawatan tinggi” atau “rewel”. Ini bukan hanya tentang kebutuhan fisik, tetapi juga bisa merujuk pada kebutuhan emosional atau finansial yang besar.

Dalam percakapan sehari-hari, ungkapan “High Maintenance” sering dilontarkan untuk menggambarkan orang yang punya banyak tuntutan, baik itu dalam hal materi, waktu, maupun perhatian. Misalnya, seseorang yang selalu ingin dibelikan barang mahal, butuh diantar jemput ke mana-mana, atau sangat sensitif dan mudah tersinggung bisa dianggap “High Maintenance”. Begitu juga dengan benda, seperti mobil mewah yang biaya perawatannya mahal atau tanaman hias yang sangat spesifik kebutuhannya, bisa juga disebut “High Maintenance”. Penggunaannya cenderung informal dan sering kali berkonotasi sedikit negatif, menyiratkan kerepotan bagi pihak yang harus merawatnya.

Makna dan Penggunaan

Secara umum, “High Maintenance” merujuk pada sesuatu yang memerlukan banyak sumber daya—baik itu waktu, uang, tenaga, maupun perhatian—untuk menjaga kondisinya tetap baik atau memuaskan. Dalam konteks hubungan, ini bisa berarti pasangan yang membutuhkan perhatian terus-menerus, sering cemburu, atau memiliki tuntutan finansial yang tinggi. Dalam konteks benda, seperti kendaraan atau properti, ini berarti biaya operasional dan perawatannya jauh lebih mahal dibandingkan rata-rata.

Contoh Penggunaan

Seorang teman mungkin berkata, “Pacar baruku itu lumayan ‘High Maintenance’, setiap minggu harus liburan ke luar kota dan minta dibelikan tas branded.” Atau, ketika membicarakan mobil: “Mobil sport itu memang keren, tapi ‘High Maintenance’ sekali, servisnya mahal dan harus pakai bensin khusus.”

Konteks Umum

“High Maintenance” paling sering digunakan dalam konteks hubungan interpersonal (baik romantis maupun pertemanan) dan dalam diskusi mengenai barang-barang mewah atau barang yang memerlukan perawatan khusus. Ungkapan ini menyoroti tingginya tingkat usaha yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan subjek yang dibicarakan.

FAQ

Apakah “High Maintenance” selalu berarti negatif?

Tidak selalu, meskipun seringkali berkonotasi demikian. Terkadang, ini hanya deskripsi faktual tentang sesuatu yang memang membutuhkan perawatan ekstra, tanpa penilaian moral.

Bisakah benda disebut “High Maintenance”?

Ya, tentu saja. Benda seperti mobil klasik, kapal pesiar, atau bahkan beberapa jenis hewan peliharaan eksotis bisa dikategorikan sebagai “High Maintenance” karena biaya dan usaha perawatannya yang tinggi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *